Harga Emas Diprediksi Tembus hingga 3.500 dolar AS per Troy Ons
Zulkifli Fahmi
Sabtu, 12 April 2025 02:35:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ia juga menyoroti posisi dolar AS sebagai aset lindung nilai utama yang kian tergerus kebijakan kontroversial pemerintah Amerika Serikat.
Kendati harga emas telah mencetak rekor kenaikan, instrument emas tetap memiliki daya tarik untuk dimiliki.
”Momentum tepat (beli emas) enggak juga, namun masih sangat menarik dan bijaksana untuk masih memegang atau menahan emas ataupun menambah kepemilikan,” tuturnya.
Ia pun menyarankan agar para investor ritel tak buru-buru membeli dalam jumlah besar. Perlu strategi dollar cost averaging secara bertahap untuk mengurangi risiko.
”Idealnya ketika reli harga sudah tinggi, investor perlu membeli secara bertahap naik ketika harga turun terkoreksi ataupun naik, strategi ini disebut dolar cost averaging, yang bisa menurunkan risiko dibandingkan membeli banyak sekaligus,” tutur dia.



