Pelni Terima PMN Rp 1,5 Triliun untuk Pengadaan Tiga Kapal Baru
Cholis Anwar
Jumat, 5 Juli 2024 07:14:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT Pelni) mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 1,5 triliun dari Cadangan Investasi Tahun Anggaran 2024 untuk pembelian tiga unit kapal penumpang baru.
Keputusan ini dibacakan oleh pimpinan rapat pada Rapat Kerja (Raker) Komisi XI DPR RI dengan Menteri Keuangan RI di Jakarta, Rabu (3/7/3034) lalu.
Direktur Utama PT Pelni, Tri Andayani mengatakan, keputusan ini menunjukkan perhatian dan komitmen serius pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat akan moda transportasi laut yang aman dan nyaman.
PMN tersebut akan digunakan sebagai uang muka pengadaan tiga unit kapal penumpang baru PT Pelni yang telah melewati batas usia operasi. Tentu saja dengan memperhatikan kapasitas dan tata kelola perusahaan.
”Tiga unit kapal baru ini akan menggantikan kapal-kapal penumpang Pelni yang usianya sudah melebihi usia teknis yaitu 30 tahun,” ujar Andayani dikutip dari Antara.
Kapal-kapal yang akan diganti meliputi Kapal Umsini dan Kapal Kelimutu yang telah berusia 39 tahun, serta Kapal Lawit yang telah berusia 38 tahun pada tahun 2024.
Andayani menegaskan, penggantian seluruh kapal-kapal Pelni yang telah melebihi usia teknis akan dilakukan secara bertahap selama beberapa tahun ke depan, dengan mengusulkan skema PMN kepada pemerintah.
”Keterlibatan pemerintah dalam hal ini merupakan bentuk kepedulian negara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu juga memberikan keadilan bagi seluruh masyarakat untuk mendapatkan layanan moda transportasi yang layak, aman, dan nyaman,” tambahnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan oleh pemerintah kepada Pelni.
”Kami akan memastikan pemanfaatan dana ini dilaksanakan dengan tata kelola yang baik dan sesuai aturan,” tutup Andayani.



