Uang Kuno Ini Harga Dijual Capai Puluhan hingga Ratusan Juta
Cholis Anwar
Jumat, 7 Februari 2025 07:36:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Uang kuno saat ini memang sedang menjadi incaran banyak kolektor. Selain untuk koleksi, apabila dijual lagi, harganya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Namun, tidak semua jenis uang kuno yang mempunyai nilai jual fantastis tersebut. Hanya ada beberapa jenis.
Salah satunya adalah Uang Rupiah Khusus Seri For The Children of The World Tahun Emisi (TE) 1999 pecahan Rp10.000 yang baru saja dicabut edarannya oleh Bank Indonesia. Uang ini kini dijual dengan harga mencapai Rp 29,5 juta.
Lim, seorang penjual dan kolektor uang kuno, mengungkapkan bahwa uang dengan bahan dasar emas atau perak biasanya lebih mahal dibandingkan uang kertas atau logam biasa.
”Yang dicari oleh kolektor biasanya memang perak dan emas. Kalau seperti uang sawit dan lain-lain belum ada harganya,” ujar Lim dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (6/2/2025).
Selain uang logam berbahan khusus, ada jenis uang kuno lain yang menjadi incaran kolektor, yaitu uang kertas dari zaman penjajahan Belanda. Bahkan, beberapa di antaranya bisa terjual dengan harga yang sangat tinggi.
”Ada uang pecahan 1.000 Wayang Gulden, itu harganya bisa mencapai Rp 100 juta per lembar,” kata Lim.



