Harga Emas Antam Turun, Kini Berada di Angka Rp 2,99 Juta Per Gram
Cholis Anwar
Senin, 16 Maret 2026 09:33:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Harga emas Antam mencatatkan penurunan pada perdagangan awal pekan ini. Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia, Senin (16/3/2026) pukul 08.40 WIB, harga emas terpangkas Rp 5.000 dari level sebelumnya.
Saat ini, harga emas Antam berada di angka Rp 2.992.000 per gram, turun dari harga sebelumnya yang sempat menyentuh Rp 2.997.000 per gram.
Langkah serupa juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback oleh Antam. Harga buyback kini bertengger di level Rp 2.744.000 per gram.
Sebagai informasi, harga buyback merupakan patokan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emasnya ke PT Antam Tbk.
Perlu menjadi catatan bagi calon pembeli maupun investor, harga emas Antam tersebut bersifat dinamis dan sewaktu-waktu dapat berubah mengikuti pergerakan pasar logam mulia global.
Sesuai dengan regulasi yang berlaku dalam PMK No. 34/PMK.10/2017, setiap transaksi jual beli emas batangan mulai dari gramasi 1 gram hingga 1.000 gram tetap dikenakan potongan pajak.
Untuk transaksi buyback dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, sesuai dengan ketentuan PPh Pasal 22, dikenakan potongan sebesar 1,5 Persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi non-NPWP.
Potongan PPh Pasal 22 tersebut akan dipotong secara otomatis dari total nilai transaksi buyback yang diterima oleh konsumen.




