Emak-Emak Pelaku UMKM di Rembang Dilatih Pemasaran Digital
Dani Agus
Kamis, 12 September 2024 09:33:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Rembang – Para perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan partisipasi mereka dalam ekonomi digital. Pelatihan ini berlangsung di Hotel Gajah Mada selama dua hari, mulai Rabu (11/9/2024).
Pelatihan pelaku UMKM ini mencakup materi tentang kesetaraan gender dalam kewirausahaan serta pemasaran digital. Selain penyampaian materi, sesi pelatihan juga diwarnai dengan berbagai permainan interaktif yang membuat peserta lebih antusias.
Pelatihan ini merupakan inisiatif dari Perhimpunan untuk Studi dan Pengembangan Ekonomi dan Sosial (Persepsi) dari Klaten. Program ini bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang.
Wakil Direktur Persepsi Yuli menjelaskan, pelatihan ini mengajarkan peserta mengenai kesetaraan gender untuk pengembangan usaha serta memperkenalkan berbagai aplikasi digital yang bermanfaat bagi bisnis.
”Kita kenalkan aplikasi-aplikasi yang bermanfaat untuk usaha, seperti Canva. Kemudian media sosial untuk pengembangan usaha dan tentang e-commerce,” ujarnya, dilansir dari laman Pemkab Rembang, Kamis (12/9/2024).
Yuli menambahkan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari program Persepsi yang bekerja sama dengan Sookmyung Women’s University, Korea Selatan. Hingga saat ini, program ini telah diikuti oleh 300 perempuan pelaku UMKM dari berbagai daerah.
Kepala Dinsos PPKB Prapto Raharjo yang membuka pelatihan tersebut berharap, kolaborasi dengan universitas di Korea Selatan ini dapat membantu ibu-ibu pelaku UMKM mengembangkan usahanya. ”Dengan pelatihan digitalisasi ini, mereka diajari bagaimana mengembangkan UMKM di era digital seperti ini,” katanya.



