Musim Haji Tiba, Produsen Boneka Unta di Kudus Kebanjiran Order
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 31 Mei 2024 10:03:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Produsen boneka unta asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kusnan kebanjiran order boneka unta dan suvenir haji. Ratusan hingga ribuan pesanan terus mengalir di musim haji tahun ini.
Saat ditemui di rumahnya, belum lama ini, Gang 3, Jalan Pattimura, RT 2 RW 3, Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kunan sedang menata boneka yang menjadi contoh produknya.
Rumahnya itu memang telah menjadi tempat produksi beragam boneka. Tak hanya itu, di sana juga terdapat bermacam suvenir haji, dompet, bantal, dan tempat tisu.
Ada beberapa boneka dengan beragam ukuran dan bentuk. Dari yang kecil, sedang, besar, hingga yang berbentuk bantal leher bergambar unta.
Untuk bonteka unta, ada sembilan tipe yang dibikin. Harganya mulai dari Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu, bergantung ukurannya.
Sementara, tempat tisu dijual seharga Rp 24 ribu hingga Rp 50 ribu per pcs. Bantal dihargai mulai Rp 25 ribu, dan dompet harganya lebih murah Rp 15 ribu per pcs.
Kusnan mengatakan, penjualan boneka unta produksinya sudah ramai sejak awal Januari 2024 ini hingga saat ini. Permintaan boneka unta ini digunakan sebagai oleh-oleh haji.
”Per orang ada yang pesan 100 pcs hingga 500 pcs. Ada juga yang dari distributor dengan jumlah pesanan ribuan boneka. Di musim haji seperti sekarang ini bisa menjual sampai ribuan pcs boneka,” sambungnya.
Saat musim haji seperti saat ini, Kusnan bahkan sampai kewalahan melayani order boneka unta. Ia pun menyiasatinya dengan memproduksinya lebih awal, yakni beberapa bulan sebelum musim haji.
”Produksi boneka unta kami sehari sekitar 50 pcs sampai 100 pcs. Tergantung karakternya juga beserta ukuran besar kecilnya boneka,” terangnya.
Ia mengungkapkan, selama ini pembelinya berasal dari beberapa daerah. Yakni Karesidenan Pati, Jakarta, Medan, Samarinda, dan daerah lainnya.
”Pembelinya berasal dari berbagai daerah. Mereka membeli untuk dijual lagi. Ada juga yang memang perorangan untuk oleh-oleh keluarganya dan saudaranya,” imbuhnya.
Editor: Zulkifli Fahmi



