Menkeu Purbaya Optimistis IHSG Bakal Lari Kencang Pekan Depan
Cholis Anwar
Sabtu, 23 Mei 2026 15:45:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Menteri Keuangan atau Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal bergerak menguat tajam pada pekan depan.
Tren positif ini diyakini terjadi seiring dengan kuatnya pondasi perbaikan fundamental ekonomi nasional.
Menurut Menkeu, pergerakan indeks saham domestik memiliki potensi besar untuk melesat ke zona hijau setelah sebelumnya sempat mengalami tekanan berat hingga terlempar ke kisaran level 5.900.
”Saya pikir sih, kalau lihat dari teknikalnya sih, minggu depan udah lari kencang,” ujar Purbaya dikutip dari Antara, Sabtu (23/5/2026).
Purbaya meminta para pelaku pasar modal dan investor domestik maupun asing untuk tidak panik atau khawatir berlebihan merespons fluktuasi indeks saat ini. Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus memperkuat stabilitas makro ekonomi ke depan.
Ia menyampaikan pembalikan arah grafik atau rebound pada IHSG dipastikan hanya tinggal menunggu momentum waktu karena kondisi kesehatan ekonomi Indonesia secara agregat dinilai tetap terjaga dengan baik.
”Jadi tinggal tunggu waktu aja sampai, enggak lama kalau enggak salah, sampai harga IHSG akan rebound lagi,” terangnya.
Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan hukum pasar bahwa pergerakan harga saham pada akhirnya akan sangat bergantung secara linier pada profitabilitas fundamental perusahaan serta kondisi ekonomi makro secara keseluruhan.
Perekonomian nasional...
- 1
- 2



