Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, JakartaNilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini mengalami penguatan tipis ke level Rp 18.036 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya di angka Rp 18.049 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova mengatakan, kebangkitan kurs rupiah ini dipicu oleh adanya respons positif dari para pelaku pasar keuangan atas rilis laporan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

”Pelaku pasar merespons positif laporan kinerja APBN walaupun masih defisit. Namun, kenaikan pajak tumbuh signifikan yang berarti ketergantungan pada utang mulai turun,” ungkap Rully Nova dikutip dari Antara, Jumat (5/6/2026).

Berdasarkan data otoritas keuangan, lini penerimaan pajak nasional menunjukkan performa yang impresif per 31 Mei 2026.

Nilai setoran pajak yang masuk ke kas negara sukses menembus Rp 834,4 triliun atau tumbuh melesat 22,1 persen (year-on-year/yoy) jika dikomparasikan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang tertahan di angka Rp 683,3 triliun.

Secara sektoral, hampir seluruh struktur komponen perpajakan nasional mencatatkan kurva pertumbuhan yang positif. Untuk pos penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Badan serta deposit PPh Badan tercatat mampu terealisasi sebesar Rp 167,6 triliun atau tumbuh 23,9 persen.

Selain disokong oleh sektor pajak penghasilan, komponen Pajak Pertambahan Nilai (PPN) serta Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) juga menorehkan pertumbuhan yang tidak kalah mentereng.

Sektor konsumsi ini melesat hingga 41,3 persen dengan menyumbang nilai pasokan finansial sebesar Rp 315,7 triliun.

Proyeksi pasar...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler